autonekrofilia
autonecrophilia
Ringkasan Singkat
Kepuasan seksual yang berasal dari fantasi bahwa diri sendiri telah mati dan orang lain melakukan hubungan seksual dengan jenazah tersebut.
Autonekrofilia adalah variasi spesifik dari nekrofilia di mana gairah seksual individu berfokus pada diri mereka sendiri sebagai objek yang sudah tidak bernyawa. Individu dengan kondisi ini memperoleh kepuasan dari fantasi bahwa mereka telah meninggal dunia dan membayangkan orang lain melakukan tindakan seksual terhadap tubuh mereka yang sudah menjadi mayat. Fokus utamanya bukan pada keinginan untuk melakukan kontak dengan mayat orang lain, melainkan pada status kematian diri sendiri dalam skenario seksual tersebut.
Fantasi ini sering kali bersifat sangat privat dan mungkin melibatkan persiapan atau ritual yang mensimulasikan kondisi kematian. Secara klinis, ini dikategorikan sebagai bentuk parafilia yang memerlukan pemahaman mendalam tentang dinamika psikis terkait kontrol, penyerahan diri, dan simbolisme kematian dalam kehidupan seksual individu.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- APA Dictionary of Psychology
- Aggrawal, A. (2010). Forensic and Medico-legal Aspects of Sexual Crimes and Unusual Sexual Practices.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.